- Untuk mengetahui macam-macam rangkaian pemberian bias
- Agar bisa mensimulasikan beberapa contoh rangkaian bias
Untuk mengukur dan melihat grafik dari pengujian dioda dan transistor. Prinsip kerjanya sederhana yaitu ada tiga terminal yang bisa dihubungkan ke perangkat semikonduktor, contohnya transistor. Terminal C dihubungkan ke kolektor dan terhubung ke resistor variabel dan catu daya, terminal B terhubung ke sumber arus konstan yang bisa diatur berapa besarnya, terminal E dihubungkan ke emitor dan terhubung dengan ground. Nah, untuk melihat grafiknya cukup hubungkan output dari curve tracer dengan osiloskop
- Multimeter Digital
Alat ini digunakan untuk mengukur arus, tegangan dan resistansi. Alat ini juga dapat mengukur secara langsung layak atau tidaknya transistor untuk dipakai.
- . Ohmmeter
Ohmmeter digunakan untuk mengukur resistansi pada resistor. Ohmmeter juga dapat mengukur kelayakan transistor, bisa atau tidaknya transistor digunakan.
- Bahan[Back]
- Baterai
Baterai menyimpan energi potensi listrik dalam bentuk sel elektrokimia (sel volta). Ketika kutub posittif dan negatif baterai di hubungkan, potensi listrik kedua kutub akan menyebabkan arus listrik mengalir.
- Resistor
Resistor atau hambatan adalah salah satu komponen elektronika yang memiliki nilai hambatan tertentu, dimana hambatan ini akan menghambat arus listrik yang mengalir melaluinya. Sebuah resistor biasanya terbuat dari bahan campuran Carbon. Namun tidak sedikit juga resistor yang terbuat dari kawat nikrom, sebuah kawat yang memiliki resistansi yang cukup tinggi dan tahan pada arus kuat.
Resistor berfungsi sebagai penghambat arus listrik yang mengalir suatu rangkaian.
Cara menghitung nilai resistansi resistor dengan gelang warna : 1. Masukan angka langsung dari kode warna gelang pertama. 2. Masukan angka langsung dari kode warna gelang kedua. 3. Masukan angka langsung dari kode warna gelang ketiga. 4. Masukkan jumlah nol dari kode warna gelang keempat atau pangkatkan angka tersebut dengan 10 (10^n) dan dikalikan ke ketiga warna gelang tadi. 5. Gelang kelima ini merupakan nilai toleransi dari resistor.
- Transistor NPN
NPN artinya tipe transistor yang bekerja atau mengalirkan arus negatif dengan positif sebagai biasnya. Transistor NPN mengalirkan arus negatif dari kaki emitor ke kolektor. Emitor berperan sebagai input dan kolektor berperan sebagai output apabila transistor diberikan arus positif pada basisnya.
- Ground
Ground atau pertanahan adalah sistem pengamanan pada instalasi listrik dimana jika terjadi kebocoran listrik maka listrik akan langsung mengalir ke tanah sehingga tidak melukai pengguna.
Baterai menyimpan energi potensi listrik dalam bentuk sel elektrokimia (sel volta). Ketika kutub posittif dan negatif baterai di hubungkan, potensi listrik kedua kutub akan menyebabkan arus listrik mengalir.
- Resistor
Resistor atau hambatan adalah salah satu komponen elektronika yang memiliki nilai hambatan tertentu, dimana hambatan ini akan menghambat arus listrik yang mengalir melaluinya. Sebuah resistor biasanya terbuat dari bahan campuran Carbon. Namun tidak sedikit juga resistor yang terbuat dari kawat nikrom, sebuah kawat yang memiliki resistansi yang cukup tinggi dan tahan pada arus kuat.
Resistor berfungsi sebagai penghambat arus listrik yang mengalir suatu rangkaian.
- Transistor NPN
- Ground
Ground atau pertanahan adalah sistem pengamanan pada instalasi listrik dimana jika terjadi kebocoran listrik maka listrik akan langsung mengalir ke tanah sehingga tidak melukai pengguna.
Stabilitas sistem adalah ukuran sensitivitas jaringan terhadap variasi dalam parameternya. Dalam setiap penguat yang menggunakan transistor IC arus kolektor sensitif terhadap masing-masing parameter berikut:

Salah satu atau semua faktor tersebut dapat menyebabkan titik bias melayang dari titik operasi yang dirancang. Tabel 4.1 menunjukkan bagaimana tingkat Ico dan Vbe berubah dengan peningkatan suhu untuk transistor tertentu. Pada suhu kamar (sekitar 25 ° C) Ico= 0,1 nA, sedangkan pada 100 ° C (titik didih air) Ico sekitar 200 kali lebih besar pada 20 nA. Untuk variasi suhu yang sama, 𝛽 meningkat dari 50 menjadi 80 dan Vbe turun dari 0,65 menjadi 0,48 V. Ingat bahwa Ib cukup sensitif terhadap level Vbe, terutama untuk level di luar nilai ambang batas.
Faktor stabilitas, S, didefinisikan untuk masing-masing parameter yang mempengaruhi stabilitas bias seperti yang tercantum di bawah ini:
Jaringan yang cukup stabil dan relatif tidak sensitif terhadap variasi suhu memiliki faktor stabilitas rendah.
3.2 S(Ico): Emitter-Bias Configuration
Untuk konfigurasi bias emitor, analisis rangkaian akan menghasilkan:
Untuk rentang di mana Rb/Re berkisar antara 1 dan (𝛽+1), maka
Untuk konfigurasi bias tetap, jika kita mengalikan persamaan awal S(Ico) dengan Re dan Re=0Ω, maka diperoleh:
Persamaan untuk konfigurasi bias-emitor:
Untuk konfigurasi umpan balik kolektor dengan Re=0Ω, maka:
Ringkasan
- Untuk membuat rangkaian ini, pertama, siapkan semua alat dan bahan yang bersangkutan, di ambil dari library proteus
- Letakkan semua alat dan bahan sesuai dengan posisi dimana alat dan bahan terletak.
- Tepatkan posisi letak nya dengan gambar rangkaian
- Selanjutnya, hubungkan semua alat dan bahan menjadi suatu rangkaian yang utuh
- Lalu jalankan rangkaian
Bias tegangan pada base transistor dapat dikembangkan dengan pembagi tegangan resistor R1 dan R2, seperti terlihat pada Gambar. Pada gambar tersebut di titik A, terdapat dua lintasan arus yang menuju ke ground yaitu dengan melalui R2 dan melalui junction base-emitter dari transistor melalui RE.
- Download Rangkaian 4.100 klik disini
- Download Rangkaian 4.101a klik disini
- Download Rangkaian 4.101b klik disini
- Download Rangkaian 4.101c klik disini
- Download Rangkaian 4.101d klik disini
- Download Datasheet Resistor klik disini
- Download Datasheet Voltmeter klik disini
- Download Datasheet Transistor klik disini
- Download Datasheet Osiloskop klik disini




































